About Me

header ads

Petani wanita tangguh


Pada Lembaga pendidikan kita mengenal istilah pahlawan tanpa tanda jasa seperti guru tentunya dimana tenaga pendidik yang telah ikhlas, sabar dan penuh kebijakan mendedikasikan hidup mendidik dan mencerdaskan kehidupan anak bangsa indonesia.
Didunia pertanian, indonesia juga memiliki perempuan perempuan hebat tangguh sebagai pahlawan pangan dari pedesaan yang mengabdikan dan mendedikasikan sebagian hidup untuk pertanian, membantu masyarakat indonesia dari ketercukupan pangan. Bagi petani dan masyarakat pedesaan terutama  kaum perempuan, bangun pagi dilakukan tidak saja karena tuntutan kesibukan mengelola lahan pertanian semata. Bangun pagi juga memiliki makna filosofis, bahwa kalau ingin meraih kesuksesan dalam segala hal, termasuk keberhasilan mengelola lahan pertanian, maka harus rajin, ulet, tekun tidak pemalas serta bekerja keras dengan disiplin waktu, Petani dan masyarakat pedesaan menjalani keseharian sebagai petani mengelola lahan pertanian mandi peluh, bergumul dengan lumpur dan sengatan panas terik matahari hampir menjadi aktivitas keseharian sebagian besar masyarakat pedesaan, aktivitas  tersebut dilakoni setiap hari dari pagi hingga menjelang petang, terutama kaum perempuan.
Pada sebagian besar masyarakat pedesaan, kaum perempuan memang memegang peranan penting dalam pengelolaan lahan pertanian, keberhasilan pertanian tidak bisa dilepaskan  dari peran besar petani perempuan. Begitu juga seorang petani wanita dari sebuah desa ini sebagai istri dari seorang penyuluh swadaya beliau sangat ulet dan rajin semua beliau kerjakan sendiri sampai membuat pagar untuk berkebun hortikultura mengelola lahan pertanian menanam segala macam tanaman sayur sayuran kangkung bayam palawija semua lahan diolah oleh ibu satu ini pagi siibu selesai membereskan anak-anak beliau langsung pergi kekebun atau kesawah untuk melakukan aktivitas keseharian nya. tidak ada rasa lelah ditubuh siibu dengan semangat beliau tetap melakukan usaha pertanian  dikehidupannya bersama keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga setiap sore siibu memetik sayuran untuk dibawa atau dijual kepasar pagi nya beliau sdh mendapatkan pendapatan untuk diolah buat keseharian mereka. semua dilakukannya sendiri, perempuan petani juga menanggung beban ganda pekerjaan rumah tangga dan pertanian terkadang mereka tidak dibayar atau dibayar lebih rendah dari pada pria ini memberikan  dampak fisik dan psikologis yang signifikan terahadap wanita tani.tidak ada kata kalau perempuan itu lemah.

Post a Comment

2 Comments